Wabup Bagus Alit Sucipta Dorong Optimalisasi Digitalisasi Pajak Daerah Lewat HLM P2DD di Badung
Kabar Mangupura- Pemerintah Kabupaten Badung semakin serius mempercepat transformasi menuju tata kelola keuangan berbasis digital. Hal itu terlihat dari kehadiran Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, dalam High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) yang digelar di Ruang Rapat Kerta Gosana, Puspem Badung, pada Selasa (7/10/2025).
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Bali, Sekda Badung IB.
Surya Suamba, perwakilan Bapenda Provinsi Bali, Kepala Bapenda Badung, pimpinan OPD Pemkab Badung, para Camat, Lurah, Perbekel, BUMD, serta para Wajib Pajak. Selain membahas upaya percepatan digitalisasi daerah, agenda ini juga diisi dengan sosialisasi pajak daerah sebagai bagian dari langkah penguatan pendapatan asli daerah (PAD).
Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkomitmen menjalankan program digitalisasi keuangan daerah. Ia menilai, HLM P2DD menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus menegaskan keseriusan Pemkab Badung dalam menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

Baca Juga : BARCELONA TEBANTAI HABIS!!! Oleh Sevilla
“Digitalisasi bukan hanya sekadar inovasi, tapi juga solusi konkret dalam mendorong pemulihan ekonomi daerah. Melalui sistem pembayaran digital, masyarakat dan pelaku usaha kini bisa menikmati layanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien,” ujar Bagus Alit Sucipta.
Ia menambahkan, Kabupaten Badung sebagai salah satu daerah dengan potensi pajak dan retribusi terbesar di Bali memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan penerimaan daerah melalui pemanfaatan teknologi digital. Sistem pembayaran dan pelaporan pajak berbasis digital dinilai mampu mempercepat arus transaksi keuangan, meningkatkan transparansi, serta menekan potensi kebocoran anggaran.
Lebih jauh, Wabup menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh kinerja Tim
Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi lintas instansi serta kesiapan aparatur dalam mengimplementasikan budaya kerja yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Pemerintah Kabupaten Badung terus membangun sistem kerja yang terintegrasi, memperkuat koordinasi antar-OPD, dan memastikan setiap layanan publik dapat berjalan secara digital, efisien, dan akuntabel,” tegasnya.
Melalui kegiatan HLM P2DD ini, Pemkab Badung berharap digitalisasi keuangan daerah bukan hanya mempercepat proses administrasi dan pembayaran pajak, tetapi juga menjadi pondasi kuat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berdaya saing tinggi di era digital.















